Monday, April 17, 2006

GNRHI PERLU KONSISTENSI PEMERINTAH

Langkah pemerintah yang mencanangkan Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan (GNRHI), belum lama ini, patut dipuji dan didukung oleh kita. Apalagi, Presiden Megawati Soekarnoputri dengan tegas meminta agar kegiatan tersebut jangan sekadar dijadikan proyek yang dalam praktiknya (reboisasi dan rehabilitas) tidak bisa berjalan dengan baik. Penegasan presiden ini perlu digarisbawahi, karena memiliki sejumlah argumentasi yang sangat mendasar.
Pertama, imbauan seperti ini rasanya bukan yang pertama kali dilakukan, namun dalam kenyataannya berita seputar penebangan hutan liar, ataupun bencana alam yang diakibatkan oleh longsor dan penggundulan hutan, masih seringkali menghiasi pemberitaan di media cetak. Artinya, imbauan-imbauan seperti ini tidak pernah diperhatikan secara konsisten oleh pejabat pelaksana di tingkat implementasi. Kedua, konsistensi pemerintah (Departemen Kehutanan) pun diperlukan untuk dapat memuluskan apa yang dikatakan oleh presiden, terutama implementasinya di bidang usaha dan bisnis kehutanan.
Karena, apabila pemerintah konsisten memberikan kesempatan hidup yang baik kepada perusahaan-perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) maka masalah reboisasi dan rehabilitasi, tentu akan berjalan normal. Artinya, pengusaha hutan secara otomatis akan melakukan reboisasi dan rehabilitasi, tanpa harus disuruh-suruh. Demikianlah surat pembaca ini, meskipun kami meragukan kemampuan Departemen Kehutanan, kita tetap menaruh harapan semoga keinginan presiden yang menginginkan gerakan reboisasi dan rehabilitasi hutan ini bukan hanya seremonial, tetapi sebuah kerja nyata. (Hans Suta Widhya). Dikutip dari Harian REPUBLIKA.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home